Pakuan Raya - Penjualan tiket pertandingan Persikabo terus menurun pada dua pertandingan kandang terakhir. Tiket yang pada pertandingan pertama dicetak 9.500, kini hanya 8.000 lembar saja. Wacana penurunan harga tiket pun sepertinya belum bisa direalisasikan pada pertandingan kontra PSSB Bireun Sabtu (11/2) . Hal ini dikarenakan banyak hal teknis yang harus dikaji panitia pelaksana pertandingan.
Kendati belum menurunkan harga, banyaknya keluhan mengenai tiket membuat panitia pelaksana pertandingan Persikabo memberikan terobosan dengan memberikan potongan 25 persen kepada para pembeli tiket yang membeli tiket sehari sebelum pertandingan.
"Penurunan harga sampai sekarang belum bisa kami laksanakan. Tentunya hal itu akan merubah beberapa teknis di lapangan. Awalnya, kita akan memberikan potongan harga kepada pelajar, tapi setelah banyak pro kontra kami ambil jalan titik tengahnya dengan memberikan potongan harga 25 persen, syaratnya beli sebelum hari pertandingan, jadi kalau on the spot harganya tetap normal," ungkap Manajer Operasional Persikabo, Erwin Saleh saat berkunjung ke Harian Pakar, kemarin.
Erwin menambahkan, untuk pemesanan tiket, calon pembeli atau Kabomania seperti biasa bisa didapatkan melalui sekretariat Persikabo maupun distribution channel yang sudah bekerja sama dengan Panitia Pelaksana Pertandingan, seperti fanshop dan lain-lain.
"Tiket sudah bisa didapatkan mulai hari ini (kemarin-red), harganya juga masih normal seperti pertandingan sebelumnya. Hanya saja, kami memberlakukan potongan 25 persen jika pemesanan dilakukan sebelum hari pertandingan," tukasnya.
Rincian harga tiket pertandingan resmi Persikabo vs PSSB Bireun, Sabtu (11/2) nanti masih sama seperti pertandingan kandang kemarin yakni Tribun Utara Selatan, 10 ribu rupiah, Tribun Timur 20 ribu rupiah, Tribun Barat 40 ribu rupiah, dan tribun VIP 100 ribu rupiah.
Jumat, 10 Februari 2012
Kamis, 09 Februari 2012
Panpel Persikabo Diskon Tiket 25 Persen
Jelang pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama 2011-2012 antara Persikabo melawan PSSB Bireuen pada Sabtu (11/2) lusa, Panitia Pelaksana (Panpel) Persikabo akan memberikan potongan harga khusus bagi para pendukung. Langkah ini merupakan salah satu apresiasi yang diberikan kepada pendukung Persikabo yang benar-benar telah menjadi pemain ke-12 dalam dua pertandingan home lalu, hingga berbuah dua kemenangan manis bagi tim Laskar Padjadjaran, sebutan Persikabo.
“Mulai H-2 (hari ini) sampai besok (H-1), tiket pertandingan Persikabo vs PSSB Bireuen khusus untuk kategori Festival dan Tribun Timur kami berikan potongan harga sebesar 25 persen dari harga yang berlaku,” demikian disampaikan oleh Manajer Operasional Erwin Saleh di Sekretariat Persikabo di Stadion Cibinong.
Dengan demikian, pendukung tim ini dan para peminat sepakbola yang ingin memanfaatkan diskon tiket ini dapat memastikan kehadirannya pada Sabtu sore nanti. Mereka harus terlebih dahulu membeli tiket kategori Festival atau Tribun Timur di Sekretariat Persikabo mulai hari ini (Kamis) dan besok, pada pukul 10.00-16.00 WIB.
Mengenai program diskon ini, Erwin menambahkan, “Selain sebagai upaya Panpel Persikabo untuk terus meningkatkan jumlah penonton yang hadir langsung di stadion, tentunya hal ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi bagi mereka yang telah setia dan total dalam mendukung tim ini,” jelasnya.
Untuk pemesanan tiket dan informasi lebih lanjut mengenai program ini, dapat menghubungi Sekretariat Persikabo di nomor telepon 021-87918299. Sedangkan harga tiket pertandingan Persikabo vs PSSB Bireuen adalah untuk kelas Festival Rp 10.000, Tribun Timur Rp 20.000, Tribun Barat Rp 40.000, dan VIP Rp 100.000.(Baskoro Tri Atmojo/ Rizki Daniarto)
“Mulai H-2 (hari ini) sampai besok (H-1), tiket pertandingan Persikabo vs PSSB Bireuen khusus untuk kategori Festival dan Tribun Timur kami berikan potongan harga sebesar 25 persen dari harga yang berlaku,” demikian disampaikan oleh Manajer Operasional Erwin Saleh di Sekretariat Persikabo di Stadion Cibinong.
Dengan demikian, pendukung tim ini dan para peminat sepakbola yang ingin memanfaatkan diskon tiket ini dapat memastikan kehadirannya pada Sabtu sore nanti. Mereka harus terlebih dahulu membeli tiket kategori Festival atau Tribun Timur di Sekretariat Persikabo mulai hari ini (Kamis) dan besok, pada pukul 10.00-16.00 WIB.
Mengenai program diskon ini, Erwin menambahkan, “Selain sebagai upaya Panpel Persikabo untuk terus meningkatkan jumlah penonton yang hadir langsung di stadion, tentunya hal ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi bagi mereka yang telah setia dan total dalam mendukung tim ini,” jelasnya.
Untuk pemesanan tiket dan informasi lebih lanjut mengenai program ini, dapat menghubungi Sekretariat Persikabo di nomor telepon 021-87918299. Sedangkan harga tiket pertandingan Persikabo vs PSSB Bireuen adalah untuk kelas Festival Rp 10.000, Tribun Timur Rp 20.000, Tribun Barat Rp 40.000, dan VIP Rp 100.000.(Baskoro Tri Atmojo/ Rizki Daniarto)
Selasa, 07 Februari 2012
Pro Kontra Harga Tiket Kabomania "Asli" Minta Discount
Pakuan Raya - Sepinya Stadion Persikabo, Cibinong pada dua laga kandang tidak terlepas dari banyaknya Kabomania yang merasa keberatan atas kenaikan harga tiket yang naik hampir 100 persen. Tiket tribun yang musim lalu hanya 5.000 rupiah, dijual dengan harga 10 ribu rupiah. Bagi klub yang tidak lagi d danai APBD, kenaikan harga tiket memang dinilai wajar.
Namun, bagi Kabomania yang kebanyakan anggotanya masih berstatus pelajar, harga 10 ribu dirasa cukup memberatkan. Apalagi jika rumah mereka berada jauh dari stadion. Tak heran, di dua pertandingan kandang, jumlah Kabomania yang berada di luar jauh lebih banyak ketimbang yang berada di dalam stadion.
Atas dasar tersebut, rencananya manajemen Persikabo sendiri bakal memberikan kebijakan dengan memberi discount tiket masuk pertandingan kepada Kabomania yang berstatus pelajar. Discount khusus pelajar sendiri baru direncanakan berjalan pada laga kandang keempat, saat Persikabo melawan Persikota Tangerang, Sabtu (18/2) mendatang.
Kebijakan tersebut memang merupakan titik tengah dari masalah Kabomania mengenai keberatan harga tiket tersebut. Namun, Ketua Umum Kabomania, Muhammad Arif menilai, pemberian discount kepada pelajar tidak akan berlangsung efektif karena akan menimbulkan kecemburuan kepada Kabomania lainnya.
"Memang bagus terobosan potongan harga tiket bagi pelajar, namun menurut saya pengaplikasiannya di lapangan mungkin tidak akan seperti yang diharapkan. Jika memang benar distribusi tiketnya dijual ke sekolah-sekolah, haruslah tepat sasaran. Karena tidak semua sekolah adalah Kabomania, takutnya ada oknum yang memanfaatkan kesempatan ini dan hal tersebut akan merugikan manajemen Persikabo, sendiri," ujar M.Arif saat ditemui Pakar di fanshop Cibinong, kemarin.
Sebagai solusinya, Ia berharap sebaiknya potongan harga bisa diberikan kepada para Kabomania "asli" yang memiliki Kartu Tanda Anggota resmi. Sehingga kemungkinan manipulasi data pembeli tiket kecil. Selain itu. tingkat kecemburuan antar pembeli lebih sedikit ketimbang jika panitia pelaksana memberikan potongan pada pelajar.
Namun, bagi Kabomania yang kebanyakan anggotanya masih berstatus pelajar, harga 10 ribu dirasa cukup memberatkan. Apalagi jika rumah mereka berada jauh dari stadion. Tak heran, di dua pertandingan kandang, jumlah Kabomania yang berada di luar jauh lebih banyak ketimbang yang berada di dalam stadion.
Atas dasar tersebut, rencananya manajemen Persikabo sendiri bakal memberikan kebijakan dengan memberi discount tiket masuk pertandingan kepada Kabomania yang berstatus pelajar. Discount khusus pelajar sendiri baru direncanakan berjalan pada laga kandang keempat, saat Persikabo melawan Persikota Tangerang, Sabtu (18/2) mendatang.
Kebijakan tersebut memang merupakan titik tengah dari masalah Kabomania mengenai keberatan harga tiket tersebut. Namun, Ketua Umum Kabomania, Muhammad Arif menilai, pemberian discount kepada pelajar tidak akan berlangsung efektif karena akan menimbulkan kecemburuan kepada Kabomania lainnya.
"Memang bagus terobosan potongan harga tiket bagi pelajar, namun menurut saya pengaplikasiannya di lapangan mungkin tidak akan seperti yang diharapkan. Jika memang benar distribusi tiketnya dijual ke sekolah-sekolah, haruslah tepat sasaran. Karena tidak semua sekolah adalah Kabomania, takutnya ada oknum yang memanfaatkan kesempatan ini dan hal tersebut akan merugikan manajemen Persikabo, sendiri," ujar M.Arif saat ditemui Pakar di fanshop Cibinong, kemarin.
Sebagai solusinya, Ia berharap sebaiknya potongan harga bisa diberikan kepada para Kabomania "asli" yang memiliki Kartu Tanda Anggota resmi. Sehingga kemungkinan manipulasi data pembeli tiket kecil. Selain itu. tingkat kecemburuan antar pembeli lebih sedikit ketimbang jika panitia pelaksana memberikan potongan pada pelajar.
Tingkat Kelelahan Tinggi Suimin Tambah Recovery
Pakuan Raya - Usai memenangkan laga kandang melawan PSBL Langsa, Sabtu (4/2) lalu, jajaran pelatih Persikabo yang dipimpin Suimin Diharja kembali melakukan evaluasi keseluruhan performa tim. Evaluasi kali ini tak hanya membahas mengenai performa Bona dkk di laga terakhir mereka, melainkan keseluruhan tim dari lima laga yang sudah dilewati Persikabo di kompetisi Divisi Utama, Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Grup Barat.
Dari lima pertandingan yang sudah mereka lewati, para punggawa Laskar Pajajaran ini hanya mampu mencetak dua gol serta kemasukan satu gol di kandang lawan. Itu artinya penyelesaian akhir masih menjadi masalah klasik yang akan menjadi fokus Headcoach Persikabo, Suimin Diharja jelang laga keenam mereka kontra PSSB Bireun.
"Penyelesaian akhir masih menjadi fokus kita, jika dipresentase tingkat keberhasilan kita membuat gol hanya 0,1 persen, sedangkan kebobolan 50 persen. Tak hanya itu, dari catatan lima pertandingan terakhir, konsentrasi dan daya serang pemain terlihat menurun di menit-menit ke-70, terbukti pada saat kita bertandang ke PSLS Louksemawe, kita kebobolan di menit ke-76, dan kita akan coba perbaiki itu," ujar Suimin, kemarin.
Menurutnya, menurunnya daya serang dan tingkat konsentrasi Bona dkk. bisa diakibatkan karena tingkat kelelahan yang cukup tinggi. Hal itu disebabkan karena para pemain belum bisa bermain lepas ditambah latihan keras yang mereka jalani tak dibuat nyaman. Sehingga dalam pertandingan resmi para pemain bermain dengan beban. Atas dasar tersebut, Ia pun terpaksa menambah waktu recovery dalam program latihannya minggu ini.
"Sebenarnya dengan intensitas latihan kemarin, fisik mereka mumpuni, namun beban pertandingan yang mereka pikul membuat tingkat kelelahan menjadi bertambah dua kali lipat. Sedangkan waktu recovery mereka kurang, karena secara terus-terusan di drill latihan. Para pemain kurang menikmati latihan tersebut, untuk itu Abang coba mengubah sistem latihan dengan menambah porsi recovery mereka. jika program minggu ini berhasil, kemungkinan akan diterapkan pada program jelang pertandingan kandang berikutnya," ujarnya.
Dari lima pertandingan yang sudah mereka lewati, para punggawa Laskar Pajajaran ini hanya mampu mencetak dua gol serta kemasukan satu gol di kandang lawan. Itu artinya penyelesaian akhir masih menjadi masalah klasik yang akan menjadi fokus Headcoach Persikabo, Suimin Diharja jelang laga keenam mereka kontra PSSB Bireun.
"Penyelesaian akhir masih menjadi fokus kita, jika dipresentase tingkat keberhasilan kita membuat gol hanya 0,1 persen, sedangkan kebobolan 50 persen. Tak hanya itu, dari catatan lima pertandingan terakhir, konsentrasi dan daya serang pemain terlihat menurun di menit-menit ke-70, terbukti pada saat kita bertandang ke PSLS Louksemawe, kita kebobolan di menit ke-76, dan kita akan coba perbaiki itu," ujar Suimin, kemarin.
Menurutnya, menurunnya daya serang dan tingkat konsentrasi Bona dkk. bisa diakibatkan karena tingkat kelelahan yang cukup tinggi. Hal itu disebabkan karena para pemain belum bisa bermain lepas ditambah latihan keras yang mereka jalani tak dibuat nyaman. Sehingga dalam pertandingan resmi para pemain bermain dengan beban. Atas dasar tersebut, Ia pun terpaksa menambah waktu recovery dalam program latihannya minggu ini.
"Sebenarnya dengan intensitas latihan kemarin, fisik mereka mumpuni, namun beban pertandingan yang mereka pikul membuat tingkat kelelahan menjadi bertambah dua kali lipat. Sedangkan waktu recovery mereka kurang, karena secara terus-terusan di drill latihan. Para pemain kurang menikmati latihan tersebut, untuk itu Abang coba mengubah sistem latihan dengan menambah porsi recovery mereka. jika program minggu ini berhasil, kemungkinan akan diterapkan pada program jelang pertandingan kandang berikutnya," ujarnya.
Dua Laga Kandang Persikabo Wajib Memaksimalkan Poin
Pakuan Raya - Tim Persikabo Bogor wajib mengamankan dua pertandingan kandang, sebelum putaran pertama Divisi Utama, Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) berakhir. Laskar Pajajaran akan menghadapi PSSB Bireun, (11/2) dan Persikota Tangerang (18/2). Kemenangan akan mengamankan posisi Persikabo di papan atas klasemen wilayah barat.
Bona Simanjuntak dkk. wajib konsentrasi dan menerapkan teknik serta strategi yang sudah diberikan pelatih Suimin Diharja. Jika hal tersebut dilakukan, bukan perkara sulit untuk memaksimalkan laga tersebut.
Tercatat sejak laga perdana hingga laga kelima kemarin, permasalahan pada tim Persikabo masih terbatas pada proses penyelesaian akhir. Satu-satunya gol yang berhasil diciptakan lini depan yakni Brima Pepito, belum membuat mantan pelatih Persijap Jepara ini puas dengan performa timnya.
Menurutnya, banyak peluang yang bisa diciptakan, namun selalu bermasalah di penyelesaian akhir. Berkaca pada penampilan Persikabo kemarin, finishing masih menjadi pekerjaan rumah klasik yang selalu difokuskan Suimin di setiap latihan yang mereka jalani.
"Kelemahan tim Persikabo masih pada penyelesaian akhir, dan hal itu yang menjadi konsentrasi kita selama menjalani latihan, ditambah faktor kondisi fisik pemain yang menurun saat memasuki babak kedua," ujar Suimin.
Jika Persikabo bisa memenangkan dua laga kandang, bisa dipastikan posisi Laskar Pajajaran di klasemen akan terus merangkak ke posisi atas. Saat ini, Persikabo yang berada di posisi tiga dengan raihan 8 poin, masih bersaing ketat dengan dua tim asal Sumatra, yakni Pro Duta FC dengan raihan 13 poin, dan PSLS Louksemawe, 9 poin dari empat pertandingan.
Bona Simanjuntak dkk. wajib konsentrasi dan menerapkan teknik serta strategi yang sudah diberikan pelatih Suimin Diharja. Jika hal tersebut dilakukan, bukan perkara sulit untuk memaksimalkan laga tersebut.
Tercatat sejak laga perdana hingga laga kelima kemarin, permasalahan pada tim Persikabo masih terbatas pada proses penyelesaian akhir. Satu-satunya gol yang berhasil diciptakan lini depan yakni Brima Pepito, belum membuat mantan pelatih Persijap Jepara ini puas dengan performa timnya.
Menurutnya, banyak peluang yang bisa diciptakan, namun selalu bermasalah di penyelesaian akhir. Berkaca pada penampilan Persikabo kemarin, finishing masih menjadi pekerjaan rumah klasik yang selalu difokuskan Suimin di setiap latihan yang mereka jalani.
"Kelemahan tim Persikabo masih pada penyelesaian akhir, dan hal itu yang menjadi konsentrasi kita selama menjalani latihan, ditambah faktor kondisi fisik pemain yang menurun saat memasuki babak kedua," ujar Suimin.
Jika Persikabo bisa memenangkan dua laga kandang, bisa dipastikan posisi Laskar Pajajaran di klasemen akan terus merangkak ke posisi atas. Saat ini, Persikabo yang berada di posisi tiga dengan raihan 8 poin, masih bersaing ketat dengan dua tim asal Sumatra, yakni Pro Duta FC dengan raihan 13 poin, dan PSLS Louksemawe, 9 poin dari empat pertandingan.
Faktor Keluarga Konsentrasi Edward Terpecah
Pakuan Raya - Lini belakang Persikabo Bogor bisa dibilang kokoh. Dari lima kali pertandingan, gawang Agus Rohman baru kebobolan satu gol. Tapi, pelatih Suimin Diharja menganggap pemain belakang asal Moldova, Edward Valuta selalu membuat kesalahan dan berbuat ulah.
Hal ini pernah terjadi saat Persikabo dijamu PSLS Lhouksemawe. Usai pertandingan, mantan pemain Tim Nasional Moldova ini menendang bola ke arah penonton. Akibatnya, skuad Laskar Pajajaran dilempari botol mineral.
Kejadian ini kembali terjadi saat Persikabo menantang PSBL Langsa, Sabtu (4/2) lalu. Kontrol emosi Edward tidak terjaga saat melakukan pelanggaran keras kepada pemain lawan. Alhasil, wasit pun memberikan kartu kuning kepadanya. Kurangnya kontrol emosi Edward Valuta di lapangan, disoroti Suimin. Menurutnya, konsentrasi Edward sedang tidak fokus, dan terbagi dua, antara keluarga dan sepakbola.
Edward saat ini sedang menunggu kedatangan istri dan anaknya. Menurutnya, bulan Februari ini mereka akan datang ke Indonesia. "Dia memang kurang fokus akhir-akhir ini. Mungkin dikarenakan sedang menunggu kedatangan istrinya. Edward itu orangnya religious dan sayang dengan keluarga, mungkin hal-hal seperti itu menjadi beban konsentrasinya, sehingga berpengaruh pada performanya di lapangan," ujar Suimin, Senin (6/2).
Suimin berharap, Edward bisa segera fokus dan kembali ke tim. Dia merupakan salah satu legiun asing yang cukup diandalkan di barisan lini belakang Persikabo. Kontrol emosi di lapangan yang kerap diluapkan secara berlebihan, diharapkan bisa dikendalikan. "Saya harap Edward bisa fokus di pertandingan berikutnya, dan tidak lagi terbebani dengan masalah keluarganya," pungkasnya.
Sementara itu, Edward Valusta mengatakan, jika dirinya akan memboyong keluarganya dari Modolva dalam waktu dekat ini.
"Saya memang mengajak istri dan putri kecil saya untuk tinggal di Indonesia. Sedangkan dua anak saya yang sudah besar, tetap tinggal di Modolva, karena masih harus sekolah," tuturnya.
Lebih lanjut, Ia juga meminta maaf kepada Kabomania atas sikapnya yang kurang mengontrol emosinya pada saat berada di lapangan hijau. "Saya minta maaf, mudah-mudahan tidak akan terulang lagi, saya berjanji akan belajar mengontrol emosi saya di lapangan," ujarnya dengan bahasa Indonesia seadanya.
Hal ini pernah terjadi saat Persikabo dijamu PSLS Lhouksemawe. Usai pertandingan, mantan pemain Tim Nasional Moldova ini menendang bola ke arah penonton. Akibatnya, skuad Laskar Pajajaran dilempari botol mineral.
Kejadian ini kembali terjadi saat Persikabo menantang PSBL Langsa, Sabtu (4/2) lalu. Kontrol emosi Edward tidak terjaga saat melakukan pelanggaran keras kepada pemain lawan. Alhasil, wasit pun memberikan kartu kuning kepadanya. Kurangnya kontrol emosi Edward Valuta di lapangan, disoroti Suimin. Menurutnya, konsentrasi Edward sedang tidak fokus, dan terbagi dua, antara keluarga dan sepakbola.
Edward saat ini sedang menunggu kedatangan istri dan anaknya. Menurutnya, bulan Februari ini mereka akan datang ke Indonesia. "Dia memang kurang fokus akhir-akhir ini. Mungkin dikarenakan sedang menunggu kedatangan istrinya. Edward itu orangnya religious dan sayang dengan keluarga, mungkin hal-hal seperti itu menjadi beban konsentrasinya, sehingga berpengaruh pada performanya di lapangan," ujar Suimin, Senin (6/2).
Suimin berharap, Edward bisa segera fokus dan kembali ke tim. Dia merupakan salah satu legiun asing yang cukup diandalkan di barisan lini belakang Persikabo. Kontrol emosi di lapangan yang kerap diluapkan secara berlebihan, diharapkan bisa dikendalikan. "Saya harap Edward bisa fokus di pertandingan berikutnya, dan tidak lagi terbebani dengan masalah keluarganya," pungkasnya.
Sementara itu, Edward Valusta mengatakan, jika dirinya akan memboyong keluarganya dari Modolva dalam waktu dekat ini.
"Saya memang mengajak istri dan putri kecil saya untuk tinggal di Indonesia. Sedangkan dua anak saya yang sudah besar, tetap tinggal di Modolva, karena masih harus sekolah," tuturnya.
Lebih lanjut, Ia juga meminta maaf kepada Kabomania atas sikapnya yang kurang mengontrol emosinya pada saat berada di lapangan hijau. "Saya minta maaf, mudah-mudahan tidak akan terulang lagi, saya berjanji akan belajar mengontrol emosi saya di lapangan," ujarnya dengan bahasa Indonesia seadanya.
Senin, 06 Februari 2012
Pepito Jawab Keraguan
Jurnal Bogor - Persikabo Bogor masih apik menjaga laga kandangnya setelah menaklukkan PSBL Langsa 1-0 di Stadion Persikabo, Sabtu (4/2). Satu gol kemenangan Laskar Pajajaran itu melalui tandukan penyerang asingnya, Brima Pepito menit ke-25. Gol pertama Pepito itu juga membuktikan bahwa dia masih jadi ancaman. Ini kemenangan kandang kedua bagi Persikabo setelah sebelumnya menang dari Persitara Jakarta Utara juga 1-0 kala itu golnya dicetak pemain belakang Tugi Hadi.
“Hasil puas dapat tiga angka, tapi permainan masih belum, khususnya di finishing,” jelas pelatih Suimin Diharja. “Kami bersyukur menang, ke depan tentunya akan tampil lebih bagus lagi,” sambung kapten Bona Simanjuntak saat konferensi pers
.
Pada babak pertama, Persikabo tampil menekan dan menguasai lapangan. Ada lima peluang gol dimulai akselerasi Pepito menit 13 yang memberikan assist ke ke Jibby Wuwungan, namun tendangannya dihentikan kiper PSBL, M.Ali, begitu juga tendangan dan heading susulan Jibby menit berikutnya. Upaya menekan membuahkan hasil, kali ini umpan crossing Jibby ke Pepito diselesaikan tandukan menit 25.
Unggul satu gol tak membuat Persikabo menghentikan serangan. Kali ini peluang datang dari sang ikon Rozhaly menit 31, meski telah berhadapan dengan kiper umpannya yang terlalu lemah dapat dipotong kiper lawan. Lalu peluang dari Jarot saat menerima umpan Nico Susanto. Pada babak pertama ini, praktis PSBL hanya menciptakan satu peluang saja dari Mousa menit 24.
Memasuki babak kedua, Persikabo masih tampil menyerang, namun upaya mencetak gol belum berhasil. Begitu juga sebaliknya di kubu PSBL, tak ada peluang yang mengancam dan menciptakan satu saja sari tendangan Zaelani namun masih melebar di atas mistar gawang Agus Rohman. “Tim kami kesulitan menembus karena memang Persikabo tampil bagus,” ujar asisten pelatih PSBL, Zainal Arifin. “Tuan rumah layak menang dan kami kurang beruntung saja,” tegas kapten M.Azhar.
“Hasil puas dapat tiga angka, tapi permainan masih belum, khususnya di finishing,” jelas pelatih Suimin Diharja. “Kami bersyukur menang, ke depan tentunya akan tampil lebih bagus lagi,” sambung kapten Bona Simanjuntak saat konferensi pers
.
Pada babak pertama, Persikabo tampil menekan dan menguasai lapangan. Ada lima peluang gol dimulai akselerasi Pepito menit 13 yang memberikan assist ke ke Jibby Wuwungan, namun tendangannya dihentikan kiper PSBL, M.Ali, begitu juga tendangan dan heading susulan Jibby menit berikutnya. Upaya menekan membuahkan hasil, kali ini umpan crossing Jibby ke Pepito diselesaikan tandukan menit 25.
Unggul satu gol tak membuat Persikabo menghentikan serangan. Kali ini peluang datang dari sang ikon Rozhaly menit 31, meski telah berhadapan dengan kiper umpannya yang terlalu lemah dapat dipotong kiper lawan. Lalu peluang dari Jarot saat menerima umpan Nico Susanto. Pada babak pertama ini, praktis PSBL hanya menciptakan satu peluang saja dari Mousa menit 24.
Memasuki babak kedua, Persikabo masih tampil menyerang, namun upaya mencetak gol belum berhasil. Begitu juga sebaliknya di kubu PSBL, tak ada peluang yang mengancam dan menciptakan satu saja sari tendangan Zaelani namun masih melebar di atas mistar gawang Agus Rohman. “Tim kami kesulitan menembus karena memang Persikabo tampil bagus,” ujar asisten pelatih PSBL, Zainal Arifin. “Tuan rumah layak menang dan kami kurang beruntung saja,” tegas kapten M.Azhar.
Langganan:
Postingan (Atom)
Pertandingan Sebelumnya
On Facebook
tentang KABOMANIA
Tentang PERSIKABO
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
▼
2012
(82)
-
▼
Maret
(19)
- Persikabo Siap Curi Poin
- Putaran kedua Harus Manfaatkan Timing
- Kutunggu Janjimu RY
- Piala Indonesia 2012 Persikota Lawan Perdana Persi...
- Persikabo Tak Akan Beli Pemain Rhendie : Skuad yan...
- Persikabo Siap Hadiri Kongres PSSI
- Persikabo Wajib Menang
- Tetap Targetkan Poin Penuh
- Laga Penentu Bagi Laskar Pajajaran
- Perkusi Kabomania Kunjungi Pakar
- Ridwan Awaludin Minta Dukungan
- Persikabo Tetap Lawan Klub Level 2
- Ujang Si Maskot
- Kompetisi tak Jelas Pengaruhi Persiapan
- Sudah Saatnya Putra Daerah Unjuk Gigi
- Wawan Dermawan Absen Satu Putaran
- Persikabo Juga Was-was
- Laskar Padjajaran Meriahkan Danyon 23 Cup
- Kabomania Desak Evaluasi Tim
-
▼
Maret
(19)