Kamis, 29 Desember 2011

Persikabo Vs Persipasi Bekasi, Simulasi Kompetisi

Informasi Bogor - Berbeda dengan uji coba Persikabo sebelumnya, untuk uji coba pamungkas Persikabo melawan Persipasi Bekasi yang digelar Jumat (30/12) mendatang, panitia pelaksana (panpel) Persikabo mulai memberlakukan tiket masuk.
Manajer operasional Persikabo, Erwin Saleh mengatakan, pemberlakuan tiket tersebut merupakan keputusan yang sudah disepakati manajemen Persikabo, mengingat hingga kini pengeluaran Persikabo kian membengkak akibat jadwal kompetisi yang mengalami pengunduran.
“Iya, kita memang sudah memberlakukan tiket masuk pertandingan di partai uji coba nanti, hal ini sesuai dengan kesepakatan antara manajemen dan panpel, mengingat pengeluaran Persikabo, hingga kini semakin membengkak seiring mundurnya jadwal kompetisi dari PSSI,” ujar Erwin.
Rencananya, untuk harga tiket festival tribun utara dan selatan, panpel pertandingan hanya akan memberlakukan tiket masuk sebesar Rp 5000,-. Sedangkan untuk harga tiket tribun Timur Rp 10.000,- dan tribun Barat panpel mengenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 20.000,-
“Karena pertandingan ini sifatnya hanya sebatas uji coba, kita hanya akan memberlakukan harga normal saja, untuk tiket bisa didapatkan di Stadion Persikabo langsung, atau melalui korwil-korwil Kabomania yang sudah ditunjuk untuk menjual tiket masuk, yang jelas tidak ada calo tiket dalam uji coba dan pertandingan-pertandingan selanjutnya, dan hal itu yang kami tekankan kepada para Kabomania dan para penonton,” jelasnya.

Tandem Tak Abadi

Jurnal Bogor - Kejutan-kejutan siapa pemain yang diturunkan bakal mewarnai laga Persikabo Bogor pada kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2011-2012. Pelatih Suimin Diharja mengubah sistem ‘the winning team’ menjadi ‘rotation team’. Upaya ini dilakukan agar Laskar Pajajaran tak terpaku dengan pemain tertentu. Semua pemain ditegaskan memiliki peluang yang sama, karena kini Persikabo memiliki banyak pemain muda. Jadi siapa ‘the young gun’ yang layak turun?
Ini akan terlihat nanti. Meski demikian, pemain pelapis diaku Suimin telah bersaing masuk kerangka tim. Pada game di Stadion Persikabo, Rabu (28/12) sore, tim Hijau yang dihuni pemain utama bertarung dengan tim Merah yang mayoritas pemain muda. Suimin memberikan catatan terhadap pemain yang menghuni posisinya masing-masing. Hasil akhir, tim Hijau memenangkan game dengan skor 5-3. Gol tim Hijau dicetak dua gol Brima Pepito, Dian Irawan, Jarot dan Jibby Wuwungan. Sedangkan gol tim Merah oleh Andi Sopian, Rozhaly dan Morgan Pelupessy.
“Abang sekarang ini tak menganut the winning team, tetapi rotasi. Jadi tak ada tandem abadi untuk pemain tertentu,” jelas Suimin.
Mengenai laga away Persikabo kontra PS Bengkulu, Jumat (6/1), persiapan dilakukan seperti pada game itu. Tim Merah (seolah-olah PS Bengkulu), Suimin menempatkan 12 pemain melawan tim Hijau dengan 11 pemain. Satu babak dibagi tiga termin yakni pada 15 menit pertama pressing dilakukan di sepertiga tengah, lalu 15 menit kedua melakukan compack defend atau counter attack dan 15 menit terakhir pressing lagi.
“Semua berjalan sesuai rencana, kecuali pada 15 menit akhir tekanan sudah tak terlihat lagi. Ini yang jadi bahan evaluasi,” ungkap Suimin dimana tahapan stay of play itu diberikan tiga tahapan tersebut diatas. “Nanti tergantung kesepakatan pemain dan situasi di lapangan. Mana yang pertama dilakukan dulu apakah pressing atau compack defend lalu counter attack.”
Persikabo pada kompetisi nanti akan menjalani 11 pekan pertandingan di putaran pertama, dan 10 pekan di putaran kedua hingga total 23 pekan yang masing-masing putaran sebanyak 8 pertandingan. “Jadwalnya telah cukup ideal karena ada jeda sepekan. Jadi recovery pemain cukup,” aku Suimin.

Selasa, 27 Desember 2011

Bengkulu Lawan Pertama

Jurnal Bogor - PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai penyelenggara kompetisi yang ditunjuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengeluarkan jadwal Divisi Utama Liga Indonesia 2011-2012. Persikabo masih tetap di Grup I, namun ada perubahan lawan tandingnya, tanpa PSIM Yogyakarta yang sebelumnya bersama Laskar Pajajaran.
Manajer Operasional Persikabo, Erwin Saleh dalam keterangan pers yang diterima Jurnal Bogor, Selasa (27/12), Persikabo akan mengawali laga perdananya ke luar kandang yakni menghadapi PS Bengkulu pada 6 Januari 2012. Di jadwal itu Persikabo akan bersaing dengan klub Sumatera dan Jawa. “Persikabo Bogor menyambut baik keluarnya pembagian grup dan jadwal pertandingan,” ungkap Erwin dalam rilisnya.
Dengan demikian, Persikabo bisa menyusun program latihan yang tepat dan menganalisa tim-tim yang menjadi saingan untuk memenuhi target juara. Disamping itu, adanya kepastian grup dan jadwal telah memudahkan panitia pelaksana pertandingan kandang melakukan persiapan. “Semoga peserta kompetisi, pembagian grup, dan jadwal pertandingan ini tidak mengalami perubahan kembali,” harap Erwin.
Namun hal itu belum melegakan sepenuhnya. Manajemen Persikabo mengaku masih ada hal yang masih mengganjal yakni belum adanya keputusan soal format kompetisi yang berkaitan dengan promosi dan degradasi. Persikabo meminta LPIS dan PSSI bisa segera memutuskan hal tersebut sesuai tenggat yang pernah disampaikan yaitu pada pekan kedua bulan Januari 2012.
Persikabo Bogor setelah bertandang ke PS Bengkulu, kemudian pada 14 Januari 2012 melawan Persitara Jakarta Utara dan sebagai tes untuk melihat persiapan akhir tim, Persikabo akan melakukan pertandingan ujicoba melawan Persipasi Bekasi, Jumat (30/12) di Stadion Persikabo, Cibinong. Selain ajang simulasi pertandingan bagi tim, laga ujicoba itu juga jadi simulasi panitia pelaksana pertandingan untuk melaksanakan peraturan yang telah ditetapkan LPIS. Pertandingan direncanakan terbuka untuk umum dengan adanya penjualan tiket. “Kami berharap semua pihak dapat mendukung suksesnya pertandingan ujicoba tersebut,” ungkap Erwin.

Simulasi Akhir

Satu ujicoba lagi dilakukan Persikabo Bogor sebelum laga Divisi Utama Liga Indonesia, 7 Januari 2012. Kekuatan Laskar Padjajaran akan dijajal Persipasi Bekasi di Stadion Persikabo, Jumat (30/12). Bagi pelatih Suimin Diharja, ujicoba ini merupakan simulasi terakhir setelah sebelumnya memiliki kemajuan positif menjalankan skema barunya 4-2-3-1 dan berhasil memenangkan pertandingan 1-0 yang dicetak Nico Susanto lawan Persita Tangerang, Sabtu (24/12). Belum diketahui apakah Suimin akan menurunkan pemain yang sama atau melakukan rotasi lagi. Namun dia berharap pemain pengganti itu mesti sama bagusnya dengan starter line up.
Dari 29 pemain yang ada, dia telah memilih 20 pemain, kemudian 2 pemain tercoret untuk masuk kerangka tim sebanyak 18 pemain, dan hanya pemain yang paling siap saja diturunkan jadi starting eleven (11 pemain awal). “10 pemain lapangan plus 1 kiper itulah yang akan ditentukan sekarang,” ungkap Suimin yang masih terus mengotak-atik pemain pengganti.
Laga lawan Laskar Patriot (julukan Persipasi-red) dinilai ideal karena selain sama-sama satu kompetisi di PT Liga Prima Indonesia Sportindo, juga kemungkinan mengemban misi yang sama. Persikabo terus memantau perkembangan pemain pengganti sehingga nantinya jika pemain utama berhalangan atau tampil dibawah form, Suimin tak kesulitan lagi. Dia menilai, sekarang ini pemain itu sudah bersaing bagus dan sama-sama menunjukkan kelas permainannya.
Begitu juga dengan performa satu bombernya Brima Pepito. Pepito diakuinya telah mengalami peningkatan bagus sehingga tinggal tunggu waktu saja. Pepito saat lawan Persita telah membuat assist buat gol Nico. Dia menilai pemain asal Sierra Leone itu tak egois. “Abang senang kerjasama tim dan itulah inti dari permainan sepakbola,” jelasnya yang juga menilai bagus Cyril Tchana dan sejumlah pemain lainnya.

Minggu, 25 Desember 2011

Kado Ulang Tahun, Persikabo Kalahkan Persita Tangerang

Informasi Bogor - Kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang pada pertandingan uji coba, Sabtu (24/12) merupakan kado ulang tahun Persikabo ke-38. Gol tunggal tersebut dicetak Nico Susanto pada menit ke-13.
Uniknya, pencetak gol pada pertandingan ini dicetak pemain yang menggunakan nomor punggung 38. ”Gol ini sebagai kado ulang tahun untuk Persikabo,” singkat Nico usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Suimin Diharja mengatakan sangat puas dengan permainan Bona Simanjuntak dkk. ”Tinggal penyelesaian akhir saja yang harus dibenahi. Secara organisasi permainan sudah ada peningkatan,” jelas Suimin.
Ulang tahun Persikabo ke-38 diwarnai dengan pemotongan kue. Pelatih Suimin Diharja bersama manajer keuangan Rudi Ferdian menerima kue dari Kabomania-pendukung setia Persikabo. “Kami berharap Persikabo bisa meraih prestasi terbaik pada kompetisi musim ini,” singkat Rudi

Selasa, 20 Desember 2011

Dideadline Hingga 7 Januari Manajemen Persikabo Labrak Johar Arifin

Pakuan Raya - Setelah Persikabo sempat mengancam mundur dari pentas Kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012, menyusul tak kunjung memberikan jadwal pasti, akhirnya PSSI dan PT. Liga Prima Indonesia Sportindo memberikan jawaban. Bahkan, PSSI dan PT. LPIS akan segera merilis jadwal kompetisi, peserta kompetisi dan grup yang akan dihuni Persikabo.
Kepastian tersebut didapat setelah manajemen yang diwakili Direktur Operasional Persikabo, Rhendie Arindra, dan Manajer Operasional Erwin Saleh 'melabrak' kantor PSSI, di Jakarta, Selasa (21/12), kemarin.
Dalam pertemuan antara pihak Persikabo dengan PSSI yang langsung ditemui Ketua Umum PSSI, Johar Arifin, Wakil Ketua Umum Farid Rachman, serta CEO PT. LPIS Widjajanto, manajemen Persikabo menuntut sikap PSSI terhadap kejelasan format Kompetisi Divisi Utama yang belum didapatkan tim berjuluk Laskar Pajajaran.
"Kami bertemu dengan Pak Johar, Farid, dan Pak Wijaya, dengan pihak PSSI yakni, Pak Johar dan Farid, kami hanya bicara sebentar yang intinya membahas bahwa kompetisi akan terus berjalan dan Persikabo diminta untuk tetap berkomitmen untuk mengikuti kompetisi yang diadakan LPIS," ujar Manajer Operasional, Erwin Saleh kepada Pakar, kemarin.
Sementara itu, mengenai format kompetisi yang akan diikuti oleh tim besutan Suimin Diharja tersebut, CEO PT. LPIS, Widjaya berjanji akan segera merilis jadwal, peserta, serta grup di Kompetisi Divisi Utama paling lambat Jumat (23/12), mendatang.
Sedangkan untuk format kompetisi atau yang berkaitan dengan sistem promosi degradasi, PT. LPIS baru akan merilisnya minggu kedua Januari 2012, tahun depan.
"Pihak PT. LPIS berjanji akan memberikan kepastian soal peserta, grup, dan jadwal pada Jumat mendatang, sedang untuk format kompetisinya seperti sistem promosi degradasi akan dirilis Minggu kedua Januari, tadi kita juga sudah melihat draft jadwal pertandingan Persikabo, dan di situ dijadwalkan Persikabo main home tanggal 7 Januari mendatang," papar Erwin.
Sementara itu, Direktur Operasional Persikabo, Rendie Arindra menyatakan pihaknya tetap akan komitmen untuk mengikuti Kompetisi Divisi Utama yang digelar oleh PSSI. Namun, Persikabo tetap akan memberikan deadline kepada PSSI, karena jika sampai PT. LPIS dan PSSI mengulur lagi jadwal kompetisi, Persikabo akan segera mengambil sikap.
"Kita sudah sepakat, bahwa Persikabo tetap ada di kompetisi PSSI, selama mereka komitmen dengan rencana kompetisinya, tapi kalau ada pengunduran jadwal pertandingan lagi, kita akan ambil sikap, jadi tunggu sampai tanggal 7 Januari besok," tandasnya.

Hasil Pertemuan Persikabo dengan PSSI dan PT.LPIS

" PSSI meminta Persikabo untuk tetap ikuti kompetisi Divisi Utama versi PT.LPIS
" Jadwal Kompetisi, Jumlah Peserta, dan Grup akan diumumkan PT.LPIS paling lambat Jumat (23/12)
" Format Kompetisi (Sistem Promosi - Degradasi) diumumkan Minggu kedua Januari
" Draft jadwal Laga Perdana Persikabo dijadwalkan 7 Januari 2012 di kandang
" Persikabo beri tenggat PSSI hingga 7 Januari mendatang.

Jadwal Kompetisi Belum Pasti Persikabo Ancam Mundur

Pakuan Raya - Nasib Persikabo di pentas Kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 masih belum jelas. Pasalnya, setelah PT. Liga Prima Indonesia Sportindo sebagai penyelenggara terus mengundur jadwal laga tim berjuluk Laskar Pajajaran. Hingga Senin (20/12), kemarin klub asuhan pelatih Suimin Diharha ini masih belum juga menerima jadwal resmi pertandingan.
Saat ditanya mengenai kejelasan jadwal kompetisi, pihak PSSI hanya menyatakan agar Persikabo diminta untuk bersabar. Atas ketidak-jelasan tersebut, manajemen Persikabo mengancam akan mundur dari kompetisi, jika PSSI dan LPIS tak kunjung memastikan jadwal pertandingan hingga hari ini.
"Jujur kami merasa dirugikan atas pengunduran terus menerus jadwal kompetisi, secara teknis tentu akan sangat berpengaruh pada tim, dan secara manajemen juga berpengaruh pada segi pembiayaan, karena pengeluaran kita terus bertambah. Untuk itu, kami berharap PSSI dan LPIS bisa segera memastikan jadwal pertandingan, serta berada di grup mana sebenarnya kami, jika tidak kami bisa mengambil sikap untuk tidak mengikuti Kompetisi Divisi Utama LPIS," ujar COO Persikabo, Rhendie Arindra kepada Pakar, kemarin.
Rencananya pihak manajemen Persikabo hari ini bakal menemui PT. LPIS dan PSSI untuk berkoordinasi mengenai ancaman tersebut. Manajemen Operasional Persikabo, Erwin Saleh berharap tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor ini bisa menemui titik terang terhadap kejelasan jadwal kompetisi yang sudah dinanti ribuan Kabomania saat ini.
"Sampai saat ini belum ada kabar dari PSSI dan LPIS, malah kita hanya disuruh bersabar, makanya kami akan menemui PSSI dan LPIS besok (hari ini- red) untuk meminta kejelasan, kalau sampai tidak ada kejelasan juga,mungkin kita akan mengambil sikap tegas," papar Erwin Saleh.
Hingga kini tercatat sudah tiga kali Persikabo menerima perubahan jadwal. Perubahan jadwal tersebut menyusul akibat mundurnya empat klub Divisi Utama dari grup 1 dari Kompetisi Divisi Utama musim ini. Keempat klub tersebut, di antaranya PSIM Jogjakarta, Persih Tembilahan, PSP Padang, dan PSBL Langsa.